TapDiaryTapDiary
Blog
TipsSeptember 18, 2026

Apa itu teror malam? Anak yang tiba-tiba menjerit di malam hari

Satu dua jam setelah tertidur ia menjerit, ditenangkan pun tidak merespons, dan paginya tidak mengingatnya. Seperti apa teror malam, bedanya dari mimpi buruk, dan apa yang perlu dilakukan saat itu.

Apa itu teror malam? Anak yang tiba-tiba menjerit di malam hari

Sekitar satu dua jam setelah tertidur, anakmu tiba-tiba menjerit. Matanya terbuka tapi tanpa fokus, dipeluk malah mendorongmu, dipanggil namanya pun nyaris tidak bereaksi. Beberapa menit kemudian ia tidur lagi seolah tidak terjadi apa-apa, dan kalau ditanya pagi harinya ia tidak mengingatnya. Malam yang sangat mengagetkan saat pertama kali dialami.

Seperti apa bentuknya

Teror malam adalah keadaan ketika hanya sebagian tubuh terbangun dari tidur yang dalam. Muncul satu dua jam setelah tertidur, umumnya di paruh awal malam.

  • Tiba-tiba menjerit atau menangis
  • Matanya terbuka tapi tanpa fokus, dan reaksinya lemah saat dipanggil
  • Berkeringat, jantungnya berdebar cepat, dan napasnya memburu
  • Saat hendak dipeluk malah mendorong atau meronta
  • Biasanya reda sendiri dalam beberapa menit lalu tertidur kembali
  • Paginya ia sendiri tidak mengingatnya

Umumnya muncul antara usia balita sampai kelas-kelas awal sekolah dasar, dan seiring anak tumbuh sebagian besar berkurang dengan sendirinya.

Berbeda dari mimpi buruk

Melihat anak menangis di malam hari, mimpi buruk dan teror malam mudah tertukar. Ada beberapa hal yang membedakannya.

Teror malamMimpi buruk
Waktu munculnyaSatu dua jam setelah tertidur, di paruh awal malamDi paruh akhir malam, menjelang dini hari
Reaksi anakSulit merespons meski ditenangkanTerbangun, mencari pelukan, dan merespons penghiburan
Ingatan paginyaTidak mengingatnyaMengingat mimpi yang menakutkan
Setelah ituSegera tertidur kembaliKetakutan sehingga sulit tertidur lagi

Mengapa bisa terjadi

Tidak ada satu penyebab tunggal yang menjelaskannya, tapi sering menumpuk pada malam-malam seperti ini.

  • Saat tidurnya kurang atau tidurnya lebih larut dari biasanya
  • Saat melewatkan tidur siang sehingga terlalu lelah
  • Saat sedang demam atau sedang sakit
  • Saat bepergian atau tidur di tempat yang asing
  • Saat ritme kesehariannya terganggu

Tidak jarang pula ada anggota keluarga yang mengalami hal serupa semasa kecil.

Yang bisa orang tua lakukan saat itu

Memaksanya bangun justru membuat anak makin bingung dan bisa memperpanjang kejadiannya. Sebagian besar waktunya, menunggu sampai reda saja sudah cukup.

  • Dampingi di sebelahnya dan jaga agar ia tidak terluka
  • Periksa sekitar tempat tidur, tangga, dan pintu supaya aman
  • Jangan memaksanya bangun atau mengguncang tubuhnya
  • Jangan mendesaknya dengan pertanyaan di pagi hari. Wajar kalau ia tidak mengingatnya
  • Jaga jam tidurnya tetap teratur dan usahakan ia tidak sampai terlalu lelah

Kapan perlu diperiksakan

Sebagian besar hilang seiring anak tumbuh, tapi periksakanlah kalau ada hal-hal berikut.

  • Saat tubuhnya menjadi kaku atau gemetar dengan pola yang sama berulang kali
  • Saat ia tampak seperti berhenti bernapas dalam tidurnya atau mendengkur sangat keras
  • Saat terjadi setiap malam, atau beberapa kali dalam satu malam
  • Saat ia luar biasa mengantuk di siang hari atau kesehariannya terganggu
  • Saat tidak berkurang dan terus berlanjut meski usianya bertambah
  • Saat ada risiko ia terluka selama kejadiannya

Tulisan ini adalah penjelasan umum. Kalau kondisi anakmu membuatmu khawatir, periksakan ke dokter anak atau ke layanan yang menangani gangguan tidur.

Kalau dicatat, menjelaskannya jadi lebih mudah

Pertanyaan di ruang periksa biasanya mirip. Berapa malam dalam sebulan, biasanya jam berapa, dan berapa lama setelah tertidur. Semuanya jelas di malam kejadian, tapi mengabur setelah beberapa hari.

TapDiary adalah aplikasi yang menyimpan jamnya begitu kamu mengetuk tombol sekali. Buat satu tombol “Teror malam”, ketuk sekali saat kejadiannya mulai, dan itu saja yang perlu kamu lakukan di malam ketika kamu harus berada di sisi anakmu. Kalau terlewat tanpa sempat mengetuk, kamu bisa menambahkannya pagi hari lalu memperbaiki jamnya.

Kalau kamu menambah satu tombol “Tertidur”, kedua catatan tampil berdampingan di linimasa, sehingga kamu tahu apakah jarak dari saat tertidur selalu mirip atau tidak.

Dua tombol saja cukup untuk menyimpan malam ituBerapa lama setelah tertidur langsung terlihatLayar utama TapDiary dengan tombol Teror malam dan tombol Tertidur, masing-masing menampilkan waktu sejak catatan terakhir dan jumlah hari iniLinimasa TapDiary dengan Tertidur pukul 20.10 dan Teror malam pukul 21.20

Teror malam muncul sesekali, jadi baru terlihat alurnya setelah beberapa minggu terkumpul. Di layar statistik kamu bisa melihat berapa malam bulan ini dan apakah bertambah atau berkurang dibanding bulan lalu. Ada pula tampilan apakah kejadiannya menumpuk pada hari tertentu.

Berapa malam bulan ini, dan berkurang atau tidak dibanding bulan laluTerlihat juga kalau ada hari yang lebih seringStatistik bulanan TapDiary dengan 6 catatan bulan ini dibanding 8 bulan lalu, dan heatmap yang memperlihatkan malam-malamnya tersebar sepanjang bulanGrafik batang pola per hari TapDiary dengan Senin 3 kali, Rabu 2 kali, dan Sabtu 1 kali

Tidak perlu mendaftar dan catatannya tersimpan di perangkatmu. Di ruang periksa, tinggal tunjukkan layarnya apa adanya.

Mulai mencatat dengan sekali ketuk

Tanpa akun, catatan milikmu sendiri.